sangÇAKAku

Di Bawah Tiang Bendera

statistic

JagadLacak

Loading

SunRise

document-lisence

seluruh dokumen di 'Jagad-Kahiyangan~POST' ini, dapat digunakan, dimodifikasi, dan disebarluaskan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan tetap menyertakan sumber-nya.

_____________________________________________________

JagadKahiyangan ©2014

sangElangPerkasa

sangElangPerkasa
sangGarudaÇakti

Daniel-Sahuleka

KATA-KATA ber-KATA

Hosting from Joomla (GRATIS)

Free Website Hosting Free Website Hosting

Saturday, March 21, 2009

berita~Prihatin

34 Penonton Bola Disambar Petir, 1 Tewas
Sabtu, 21 Maret 2009 | 20:04 WIB

BATAM, KOMPAS.com - Sekitar 34 orang luka dan seorang di antaranya tewas tersambar petir di pinggir lapangan Bola Kelurahan Tanjung Sebauk, Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu sekitar pukul 17.30. Kapolresta Tanjungpinang AKBP Yusri Yunus mengatakan, salah seorang korban meninggal pukul 18.20 yaitu Supanti, perempuan, pelajar, berusia 15 tahun. Ia mengatakan, sambaran petir terjadi ketika mereka sedang berada di warung dekat lapangan bersama para pemain sepak bola. Hingga berita ini diturunkan, beberapa korban yang dirawat di Rumah Sakit Umum Tanjungpinang sudah diperbolehkan pulang.

ABI Sumber : Ant via: KOMPAS

Thursday, March 19, 2009

klipping~Berita

PAUS: Islam Dasar Peradaban Manusia

By Republika Newsroom Jumat, 20 Maret 2009 pukul 05:33:00
 Paus: Islam Dasar Peradaban Manusia
AOUNDE -- Dalam pertemuannya dengan 22 tokoh muslim Kamerun, Paus Benediktus XVI meminta umat Islam dan Kristiani di Kamerun meneruskan contoh toleransi beragama pada negara Afrika yang lain, Kamis (19/3). Dikatakan juga oleh Paus Benediktus dalam kesempatan yang sama bahwa Islam adalah salah satu agama yang menjadi dasar bagi peradaban manusia. “Umat Islam dan Kristiani di Kamerun harus bekerja sama membangun peradaban cinta,” ujar Paus kepada 22 tokoh muslim yang di temuinya di Ounde, Kamerun, Kamis kemarin. Hal ini ditegaskannya karena menurut Benediktus dibanding dengan negara-negara Afrika lainnya, toleransi antar umat beragama, terutama Muslim dan Kristiani di Kamerun jauh lebih baik. Umat muslim di Kamerun berjumlah kurang lebih 22 persen dari keseluruhan warga Kamerun. Pemeluk Kristen Katolik dan Animisme masing-masing sejumlah 27 persen, dan 18 persen lagi adalah penganut Kristen Protestan. Sejauh ini, belum pernah tercatat adanya konflik berarti antar umat beragama di Kamerun. Terutama jika dibandingkan dengan beberapa negara Afrika lainnya seperti Nigeria dimana gesekan antar umat sering menimbulkan kekerasan. “Mudah-mudahan kerja sama penuh gairah Umat Islam, Katolik, dan umat Kristiani lainnya di Kamerun bisa jadi panduan bagi negara-negara Afrika lainnya dalam rangka mewujudkan potensi komitmen antar umat beragama terhadap perdamaian, keadilan, dan kebaikan bersama,” ujar Benediktus. Sementara itu, dalam pertemuan tersebut, Benediktus juga sempat menyebut Agama Islam sebagai basis dari peradaban manusia. Untuk itu, ia meminta umat Islam, terutama di Kamerun untuk menghindari segala bentuk kekerasan yang mungkin timbul di masa datang. “Sebagai salah satu agama sejati, Islam berdiri sebagai dasar kebudayaan umat manusia,” kata Benediktus menegaskan. Sejak sempat menimbulkan kontroversi di kalangan umat Islam beberapa waktu yang lalu, Benediktus terekam sudah kerap kali bertatap muka dengan para pemimpin Islam. Bulan depan ia juga dijadwalkan untuk berkunjung ke salah satu masjid di Yordania. -c82/ahi ______________________________________________________________ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ (sumber; REPUBLIKA)

klipping~Berita

Harimau Keluar, Jadi Sinyal Kerusakan Hutan
Kamis, 26 Februari 2009 | 13:02 WIB
Laporan wartawan Agnes Rita Sulistyawaty

PADANG, KAMIS — Sejumlah kasus keluarnya harimau dari hutan merupakan tanda alam yang disampaikan si raja hutan tentang kerusakan lingkungan di dalam hutan. Kerusakan lingkungan itu bisa disebabkan perambahan hutan, pembalakan liar, hingga pembakaran hutan dan lahan.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat Indra Arinal, Kamis (26/2), mengatakan, kerusakan hutan di Sumatera bagian tengah ini tergolong besar. Itulah salah satu pemicu sejumlah konflik antara harimau dan manusia yang terjadi serentak pada bulan Januari-Februari ini.

Konflik harimau-manusia yang sangat banyak di Sumatera Barat, Jambi, dan Riau, menunjukkan bahwa kondisi hutan sudah sangat rusak. "Hutan ini merupakan habitat hidup harimau. Kalau hutan tidak terganggu, harimau tidak akan mengambil risiko besar untuk keluar dari habitat mereka dan menampakkan diri ke pemukiman manusia," ujar Indra.

Di Sumatera Barat, konflik harimau terjadi pada akhir Januari ketika harimau sumatera masuk ke permukiman warga Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, dan memangsa sejumlah ternak. Masih di Kabupaten Limapuluh Kota, keresahan masyarakat akan harimau menimbulkan ekses dukungan warga atas pemburuan harimau. Seorang pemburu harimau tertangkap Polsek Kapur IX Kabupaten Limapuluh Kota dua pekan silam.

Di Provinsi Riau, konflik harimau menyebabkan tiga ekor harimau mati, sementara enam orang tewas akibat diterkam harimau di Provinsi Jambi. Kejadian terjadi hanya dalam kurun waktu satu bulan saja.

Indra mengatakan, kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak pada penyakit saluran infeksi pernapasan di manusia, tapi juga terganggunya keseimbangan habitat hidup satwa di dalam hutan.

Setiap kali api membakar hutan, satwa akan terusik dan segera pindah ke tempat lain yang aman. Bila tempat untuk berpindah sudah semakin susut, satwa akan banyak masuk ke permukiman penduduk.

Sebenarnya, tidak hanya harimau yang menampakkan diri, tapi juga sejumlah satwa lain seperti beruang madu. "Namun, konflik terbesar manusia dan satwa terjadi pada harimau sehingga kasus penampakan harimau mengundang perhatian," kata Indra lagi.

Dia berharap pemerintah menyadari konflik harimau-manusia ini dan mengambil kebijakan untuk penyelamatan hutan, bukan untuk menambah konversi areal hutan.

____________________________________________________________________

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ (sumber; KOMPAS)

Sunday, March 15, 2009

Partitur of "ODE to CHINE"

ODE to CHINE adalah; sebuah lagu ciptaan Jagad-Kahiyangan. 'ODE to CHINE' berasal dari kata; 'ODE' (='nyanyian'), 'to' (= 'untuk') dan 'CHINE' (='China'). Secara harafiah, 'ODE to CHINE', berarti; 'lagu untuk China'. Akan tetapi bukanlah demikian bagi Jagad-Kahiyangan. Maksud Jagad-Kahiyangan adalah; lagu/nyanyian yang menggunakan modus~China dalam istilah lain, menggunakan tangganada~pentatonis-china -- 1(do)--2(re)--3(mi)---5(sol)--6(la)---1'(do)'. Lagu ini sengaja diciptakan untuk kepentingan pembelajaran para siswa yang baru 'belajar' memainkan melody dan chords dengan instrument apa-pun -- guitars, pianos, dan lain sebagainya. Yang jelas lagu ini tanpa vokal, karena tidak ada lirycs-nya -- jadi hanya dimainkan secara ansamble (ansamble-music) Selamat menikmati!

buisness

Daily Calendar

nawala

Jajak-Pendapat

Amazon SearchBox

Ramekakat

..

jagad-slide

slides~Jagad-Kantata

Jagad-Otomotif Slideshow: Jagad.kahiyangan’s trip to Jakarta, Java, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Jakarta slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.

ODE to CHINE

JerusalemOnline