sangÇAKAku

Di Bawah Tiang Bendera

statistic

JagadLacak

Loading

SunRise

document-lisence

seluruh dokumen di 'Jagad-Kahiyangan~POST' ini, dapat digunakan, dimodifikasi, dan disebarluaskan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan tetap menyertakan sumber-nya.

_____________________________________________________

JagadKahiyangan ©2014

sangElangPerkasa

sangElangPerkasa
sangGarudaÇakti

Daniel-Sahuleka

KATA-KATA ber-KATA

Hosting from Joomla (GRATIS)

Free Website Hosting Free Website Hosting

Monday, March 2, 2009

archeologhy

Fosil Burung Raksasa Bergigi Diketemukan di Peru
Seorang paleontolog membersihkan fosil tengkorak burung raksasa yang memiliki gigi di sepanjang paruhnya di National History Museum Lima, Peru.
Minggu, 1 Maret 2009 | 10:17 WIB

LIMA, MINGGU — Sebuah fosil tengkorak burung laut raksasa berusia 10 juta tahun diketemukan di pantai selatan Peru. Paruhnya tidak hanya masih terlihat utuh, tetapi dilengkapi gigi.

Menurut Kepala Paleontologi Vertebrata Museum Sejarah Nasional Peru Rodolfo Salas, fosil ini berasal dari keluarga Pelagornithid. Keluarga burung ini dipercaya telah punah 3 juta tahun yang lalu.

Rodolfo menambahkan bahwa burung tersebut diperkirakan memiliki rentangan sayap mencapai 6 meter. Makanannya adalah ikan-ikan kecil dan cumi-cumi. Gigi di sepanjang paruhnya mungkin digunakan untuk mencengkeram tubuh mangsanya yang licin.

Sementara itu, Dan Kepska, paleontolog dari North Carolina State University, AS, mengatakan bahwa fosil ini juga ditemukan di Amerika Utara, Afrika Utara, dan Antartika. Beberapa orang meyakini bahwa fosil ini berhubungan dengan pelikan, bebek, atau burung laut raksasa lainnya.

Ken Campbell, kurator Museum Sejarah Los Angeles, mengatakan, penemuan fosil di Peru ini niscaya menjadi penemuan penting untuk mengetahui misteri burung raksasa ini. Temuan tersebut juga membantu mempelajari fosil-fosil Pelagornithid yang ditemukan di tempat-tempat lain.

Dengan ditemukannya fosil kepala burung di pantai selatan Lima ini, membuat daerah ini semakin dikenal sebagai tempat penemuan fosil binatang laut. Fosil lain yang telah ditemukan adalah fosil paus, lumba-lumba, dan penyu yang umurnya mencapai 14 juta tahun yang lalu.

C4-09 Sumber : AP via KOMPAS

No comments:

Post a Comment

boleh meng-kritik dan/atau saran, yang sifatnya membangun.

buisness

Daily Calendar

nawala

Jajak-Pendapat

Amazon SearchBox

Ramekakat

..

jagad-slide

slides~Jagad-Kantata

Jagad-Otomotif Slideshow: Jagad.kahiyangan’s trip to Jakarta, Java, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Jakarta slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.

ODE to CHINE

JerusalemOnline