sangÇAKAku

Di Bawah Tiang Bendera

statistic

JagadLacak

Loading

SunRise

document-lisence

seluruh dokumen di 'Jagad-Kahiyangan~POST' ini, dapat digunakan, dimodifikasi, dan disebarluaskan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan tetap menyertakan sumber-nya.

_____________________________________________________

JagadKahiyangan ©2014

sangElangPerkasa

sangElangPerkasa
sangGarudaÇakti

Daniel-Sahuleka

KATA-KATA ber-KATA

Hosting from Joomla (GRATIS)

Free Website Hosting Free Website Hosting

Tuesday, March 4, 2008

PUISI-ku~PUISI-mu~PUISI-qta

Untuk Kita Renungkan
oleh; Jagad-Kahiyangan
* Bangunlah,
sebelum ayam jantan berkokok.
* Bekerjalah,
sebelum matahari terbit.
* Beristirahatlah,
ketika sang matahari
tepat di atas kepalamu.
* Selesaikanlah,
ketika sang matahari
mulai condong ke barat.
>>> dan .....
* Bereskanlah,
sebelum matahari terbenam.
>>> kemudian .....
* Tidurlah,
setelah semuanya beres
dan rencana esok hari sudah matang.
>>> "Syukur Kepada Allah".
---------------------------------------------------------------------
Jakarta, 21 Mei 2003
____________________________________________________________
BASI-BISA~mu
oleh; Jagad-Kahiyangan
Jika kamu marah.....
mulutmu bisa ber~BUSA
busa-mu bisa ber~BISA
bisa-mu sangat BASI
BASI-BISA~mu sangat berbahaya
jadi.....
berbahayakah KAMU.....?!
jika marah!
--------------------------------------------------------------------- Yogyakarta, 24 Mei 2000
____________________________________________________________
Sunyi oleh; Jagad-Kahiyangan
Ketika aku merasa sendirian
Ketika kesunyian mengitari jiwaku
aku ingin sekali menuliskan
sebuah puisi 'ntuk lampiaskan
rasa-sunyi-ku itu
Tapi......
aku tak dapat wujudkan
semua itu
aku harus mulai dari mana
dan apa yang harus kutuliskan
Wahai .....
para cerdik cendekia
ajari aku,
bagaimana cara berpikir yang bijak
Wahai .....
para manusia ahli sastra
ajari aku,
bagaimana cara menulis.
---------------------------------------------------------------------
Jakarta, 28 April 2003
____________________________________________________________
Nyanyian Sudut Kota
oleh; Asmadi
Yang pertama ku-lihat,
adalah kelaparan yang mengaum.
Yang pertama ku-cium,
adalah bau sampah yang menombak.
Yang pertama ku-raba,
adalah tanah milik dewa.
Profesi-ku yang pertama
adalah me-ngemis,
meningkat jadi tukang smir sepatu.
Lalu,
jadi pengamen.
Kelebihan dan kekurangan-ku,
tak tanggal
tak tahun
tak bulan
tak tahu, hari lahir-ku.
Tak mahasiswa
tak berdarah
tak ber-KTP
tak ber-partai
Apa-apa tak.
--------------------------------------------------------------------- Yogyakarta, Januari 1992
____________________________________________________________
Surat Cinta
oleh; WS Rendra
Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
bagai bunyi tambur yang gaib,
Dan angin mendesah
mengeluh dan mendesah,
Wahai, dik Narti,
aku cinta kepadamu!
Kutulis surat ini
kala langit menangis
dan dua ekor belibis bercintaan dalam kolam
bagai dua anak nakal jenaka dan manis
mengibaskan ekor serta menggetarkan bulu-bulunya,
Wahai, dik Narti,
kupinang kau menjadi istriku!
Kaki-kaki hujan yang runcing
menyentuhkan ujungnya di bumi,
Kaki-kaki cinta yang tegas
bagai logam berat gemerlapan
menempuh ke muka
dan tak kan kunjung diundurkan.
Selusin malaikat telah turun di kala hujan gerimis
Di muka kaca jendela
mereka berkaca dan mencuci rambutnya untuk ke pesta
Wahai, dik Narti
dengan pakaian pengantin yang anggun
bunga-bunga serta keris keramat
aku ingin membimbingmu ke altar
untuk dikawinkan
Aku melamarmu,
Kau tahu dari dulu: tiada lebih buruk
dan tiada lebih baik dari yang lain...
penyair dari kehidupan sehari-hari,
orang yang bermula dari kata
kata yang bermula dari kehidupan,
pikir dan rasa
Semangat kehidupan yang kuat
bagai berjuta-juta jarum alit
menusuki kulit langit: kantong rejeki dan restu wingit
Lalu tumpahlah gerimis
Angin dan cinta mendesah dalam gerimis.
Semangat cintaku yang kuta
batgai seribu tangan gaib
menyebarkan seribu jaring
menyergap hatimu yang selalu tersenyum padaku
Engkau adalah putri duyung tawananku
Putri duyung dengan suara merdu
lembut bagai angin laut,
mendesahlah bagiku!
Angin mendesah selalu
mendesah dengan ratapnya yang merdu.
Engkau adalah putri duyung
tergolek lemas
mengejap-ngejapkan matanya yang indah dalam jaringku
Wahai, putri duyung,
aku menjaringmu
aku melamarmu
Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
kerna langit
gadis manja dan manis
menangis minta mainan.
Dua anak lelaki nakal
bersenda gurau dalam selokan
dan langit iri melihatnya
Wahai, Dik Narti
kuingin dikau menjadi ibu anak-anakku!

No comments:

Post a Comment

boleh meng-kritik dan/atau saran, yang sifatnya membangun.

buisness

Daily Calendar

nawala

Jajak-Pendapat

Amazon SearchBox

Ramekakat

..

jagad-slide

slides~Jagad-Kantata

Jagad-Otomotif Slideshow: Jagad.kahiyangan’s trip to Jakarta, Java, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Jakarta slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.

ODE to CHINE

JerusalemOnline